Kontrol panel hosting cPanel

Bagi yang berkecimpung di dunia website developer dan hosting, pasti tidak asing lagi dengan cPanel. Karena merupakan tool yang banyak digunakan oleh penyedia layanan hosting di seluruh dunia, untuk mengelola semua keperluan dalam webserver. Bagi yang masih belum kenal, Artikel kali ini akan membahas pengenalan kontrol panel hosting cPanel.

Sejarah cPanel

Seperti kesuksesan pada produk lain, Cpanel juga memiliki sejarah yang panjang. Awalnya hanya digunakan oleh penyedia layananan Speed Hosting. Pecipta cPanel adalah John Nick yang memiliki saham di Speed Hosting tersebut. Perusuhaan ini akhirnya bubar dan merger dengan Webking, namun akhrinya bubar juga dan merger lagi menjadi  Virtual Development Inc. (VDI). Sama seperti perusahaan sebelumnya, cPanel hanya tersedia untuk pelanggan VDI. Hingga pada akirnya cPanel 3 rilis dan dipasarkan pada tahun 1999 dengan beberapa fitur baru dan tambahan Web Host Manager (WHM).

Tampilan cPanel 3 dikembangkan oleh Carlos Rego dari WizardsHosting yang menjadi template bawaan cPanel. Karena ada masalah internal antar VDI dan John Nick Koston, cPanel dibagi menjadi dua program yang terpisah yang dinamai cPanel dan WebPanel. Namun akhirnya program WebPanel berhenti karena tidak memiliki lead developer.

John Nick Koston tetap mengembangkan cPanel sembari bekerja di BurstNet, hingga akhirnya Nick meninggalkan BurstNet secara baik-baik dan lebih memilih untuk fokus kepada cPanel. Saat ini cPanel, Inc. menjadi perusahaan swasta yang bermarkas di distrik  Upper Kirby  Houston, Texas.

Nah itu dia sejarah awal mula cPanel yang kami kutip dari wikipedia

cpanel

Kegunaan Cpanel

Cpanel merupakan kontrol panel berbasih web untuk memudahkan pengguna  dalam mengelola aplikasi yang diperlukan dalam sebuah webiste. Misalnya webserver, PHP, Database mysql, CGI dan beberapa progam lainya. Dengan cPanel, user dapat melakukan tugas-tugas umum secara visual seperti :

  • Mengelola file mencangkup upload dan juga download
  • Membuat dan menghapus database
  • Menglola email
  • Installasi CMS dan sejenisnya

Fitur-fitur diatas sudah siap digunakan dalam satu paket yang disebut Cpanel. Seorang user akan mendapat id dan password untuk mengelolanya.

Jika tidak dengan fitur cPanel tentu saja proses pembuatan website dan installasi aplikasi akan menjadi lebih lama karena semuanya dilakukan manual satu persatu.

Bagaimana cara memperoleh cPanel ?

Banyak sekali penyedia layanan webhosting yang menggunakan cPanel untuk kontrol panelnya. Ratusan bahkan ribuan di seluruh dunia. Broadcastindo.com juga menggunakan cPanel pada layanan shared webhosting yang ditawarkan. Untuk refrensi lain Anda bisa mencarinya pada search engine.

cPanel merupakan software berbayar dan dikenakan biaya license. Namun, jika Anda adalah user tidak perlu kawatir, Anda hanya perlu membayar langganan hosting saja dan tidak perlu membayar licensi Cpanel. License cPanel dibebankan kepada penyedia layanan webhosting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *